Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2011

Pengaruh Kepemimpinan Hugo Chavez dalam Transformasi Konflik dengan Kolombia Studi Kasus Tudingan Kolombia terhadap Venezuela Terkait Perlindungan Gerakan Perlawanan Marxis (FARC) Kolombia

Ringkasan Eksekutif           Meningkatnya tensi ketegangan diplomatik di kawasan Amerika Selatan antara Venezuela dan Kolombia 2010 lalu merupakan puncak dari tuduhan Kolombia terhadap Venezuela yang dituding melindungi dan memasok senjata bagi Kelompok Pemberontak Marxis FARC, dimana tuduhan Kolombia tersebut sangat mengganggu integritas kepemimpinan Hugo Chavez, Presiden Venezuela yang langsung memutuskan hubungan diplomatik dengan negara tetangganya tersebut. Hugo Chavez merupakan presiden beraliran sosialis dan sangat menentang pengaruh Amerika Serikat berikut paham kapitalismenya dimana Kolombia merupakan rekan Amerika Serikat. Kepemimpinan Chavez yang sangat kuat dan keras tersebut sangat didukung oleh rakyatnya yang menganggap Chavez sebagai pemimpin yang mampu memberikan kesejahteraan. Chavez sejak terpilih 1998 telah memulai program-program ekonomi sosialisnya dan menentang campur tangan barat dalam setiap sendi kehidupan ...

The Return of Realism in The Contemporary World?

21 tahun runtuhnya Uni Soviet, 21 tahun runtuhnya Perang Dingin, pembentukan tata dunia baru sudah berjalan sekian lama dalam rentang waktu tersebut. Runtuhnya Uni Soviet meruntuhkan argumen realis dimana tata dunia tidak akan berubah dari bipolarisme yang dianggap dapat menstabilkan perdamaian dunia. Bipolarisme yang sebegitu kuat mengutubkan negara-negara bangsa menjadi dua kekuatan besar dianggap menstabilkan karena dapat menampung kekuatan-kekuatan yang 'berantakan' dan 'berserakan' sehingga kekuatan-kekuatan tersebut tidak 'bermain sendiri' dan saling memakan. Ibarat seorang ibu yang sedang berbelanja, ia menaruh seluruh belanjaannya dalam kantong plastik agar tidak berserakan. Begitu juga dengan bipolarisme, ia meringkaskan kekuatan-kekuatan dalam satu wadah atau kubu. Oleh karena itu dalam Perang Dingin tidak mencuat konflik-konflik internal. Konflik terakomodir dalam satu isu, satu medan, satu cakupan, satu isu, dan dua pemain. Terakomodirnya isu dala...